KERABAT RASUL SAWW

…………….قُلْ لااَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ اَجْرًاِلاَّالْمَوَدَّةَ فِى الْقُرْبى …………………… ﴿الشورى : ٢٣﴾

Artinya :

………………………… ” Aku tidak minta upah kepadamu atas seruan itu kecuali kasih sayang pada Al-Qurba (keluargaku)……………………..”.(QS Asy-Syuuraa :23)

Dalam ayat ini Rasulallah SAAW di perintah oleh Allah SWT agar menyampaikan kepada seluruh umatnya bahwa beliau SAAW tidak meminta upah atas dakwah ini, kecuali agar umatnya memberikan ” Mawaddah” kepada kerabat Rasulallah SAAW
المَحَبَّةٌ tidak sama dengan المَوَدَّةٌ. Jika Mahabbah berarti cinta, maka Mawaddah berarti cinta dan mengikutinya. Allah SWT memerintah kita agar jangan memberi upah kepada Rasulullah saaw, kecuali agar kita mencintai dan mengikuti الْقُرْبَى
ketahuilah ketika Allah SWT memerintah kita agar memberikan upah kepada Rasulullah SAAW berupa المَوَدَّةٌ kepada keluarga Rasulullah SAAW, itu semua bukan untuk kepentingan dan keuntungan Rasul SAAW, tapi upah yang kita berikan itu semata-mata untuk kita sendiri. Allah SWT berfirman:

قُلْ مَاسَاَلْتُكُمْ مِنْ اَجْرٍفَهُوَلَكُمْ اِنَّ اَجْرِيَ اِلاَّعَلَى اللهِ وَهُوَ عَلى كُلِّ شَيْءٍشَهِيْدٌ ﴿سبأ :٤٧﴾
Artinya :

“Katakanlah upah yang aku minta dari kalian itu untuk kalian sendiri.”
(QS: Saba’ :47)

قُلْ مَااَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍوَّمَااَنَامِنَ الْمُتَكَلِّفِيْنَ ﴿ص :٨٦﴾

ِKatakanlah (ya Muhammad), “Aku tiada meminta upah sedikitpun kepadamu atasnya, dan tiadalah aku dari orang-orang yang mengada-ada”.(QS: Shaad :86)

Kenapa untuk kita?
Allah SWT berfirman:

قُلْ مَااَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍاِلاَّمَنْ شَاءَاَنْ يَّتَّخِذَ اِلَى رَبِّه سَبِيْلاً ﴿الفرقان : ٥٧﴾

Artinya :

” Aku tidak meminta kepada kamu upah atasnya (seruanku), melainkan (yang aku minta) siapa yang menghendaki menempuh jalan kepada tuhannya”.
(QS Al-Furqaan :57)

Jadi jelas dengan memberikan mawaddah kepada الْقُرْبَ berarti kita telah melaksanakan ayat di atas. Dan yang melaksanakan ayat itu berarti sedang berjalan di jalan Allah SWT, sehingga pasti beruntung di dunia dan akherat.

Lalu siapa الْقُرْبَ yang dimaksud ayat itu? Rasulullah SAAW bersabda yang diriwayatkan As Suyuti dalam ad Durul Mansur juz 7 hal348, menafsiri ayat di atas, yang isinya: Ibn Abbas bertanya, “ya Rasulullah! Siapa kerabatmu yang kita wajib memberi “mawaddah” padanya? Rasulullah SAAW menjawab; “Ali, Fatimah dan kedua anaknya.”

Dan masih banyak kitab lain yang menjelaskan bahwa الْقُرْبَ adalah Ali, Fatimah, Hasan dan Husain. Kitab itu antara lain:
1. Al Haisami dalam Majmauz Zawaid juz 7 hal 106
2. Al Hakim dalam Mustadrak ala Sahihain juz 3 hal 172
3. Ibn Hajar dalam Sawaiq Muhriqah hal 258, 259
4. At Thabari dalam Dahair Ugba hal 25
5. Ibn Katsir dalam tafsirnya juz 7 hal 365
6. Musnad Ahmad bin Hanbal juz 1 hal 208
7. Ar Razi dalam Tafsir Kabir juz 27 hal 166.

Walau masih banyak lagi kitab lain yang meriwayatkannya, tapi kami cukupkan dengan menyebut beberapa di antaranya, sekedar menegaskan bahwa Rasulullah SAAW telah menjelaskan kalau اَلْقُرْبَ itu adalah Ali, Fatimah, Hasan dan Husain.